Minggu, 14 Desember 2014

This Is My Cerpen (Misteri Boneka Nina)

Teng...Teng... bel jam yang menujukan pukul 12 malam pun berbunyi. Hari memang telah larut. Tapi, aku sama sekali tidak bisa memenjamkan mata. Aku masih ingat dengan cerita kak Riel.

"Eh, Nin. Dulu ya, ada anak bernama Norsy yang sangat cantik. Dia juga sangat baik. Tapi sayang, Norsy meninggal karena kecelakaan yang menimpanya 10 tahun yang lalu. Waktu itu ia akan berangkat sekolah. Tiba tiba ada sebuah mobil yang menabraknya sehingga membuatnya tewas. Dan kamu tau gak? Norsy selalu mengenakan baju Polakadot Putih Hijau dan bando hijau kemanapun dia pergi lo. Boneka kamu kayak gitu kan?" cerita kak Riel. dengan cepat aku menyanggahnya "Ah, kakak apa apaan sih? aku bukan anak kecil lagi tauuuuuu. Jangan nakut nakutin aku."

Tapi, sampai sekarang aku masih kepikiran dengan ucapan kak Riel. Bagaimana kalau cerita kak Riel itu nyata? Hhhh... semakin aku memikirkannya aku semakin takut.

Sinar rembulan menembus tiraiku yang putih. dan menerangi suatu benda yang sangat kukenal. Ya, boneka yang diceritakan oleh kak Riel tadi. Aku tak bisa tidur. Mungkin aku ketakutan.

5 menit kemudian...

Aku masih belum bisa tertidur. Tapi tiba tiba...
Boneka itu hidup!!!!!!!!!!!

"Hai!" sapanya. Aku masih belum bisa menguasai keterkejutan ku ini, aku masih shock.

"Ka...Kamu kok bisa hidup? tanyaku.

"Aku memang  bisa hidup. Oh iya! separuh cerita kakak mu itu benar! hanya saja, aku tidak tewas. Tapi penabrak itu seorang penyihir dn aku dikutuk menjadi boneka. Aku hanya bisa menjadi boneka sewaktu jam 12 malam lebih beberapa menit. Eh... AAAAAA" boneka itu pun kembali menjadi boneka biasa. Tapi au masih belum yakin. Apakah ini mimpi atau kenyataan. Baiklah. Lebih baik aku tidur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar